Reses Dewan Rahmad Mulyadi: Ajak Warga Kalaborasi Bangun Kota Bengkulu, Jangan Sungkan Lapor Pak Dewan

Bengkulu, Economicnews- Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Partai NasDem, Rahmad Mulyadi, S.Sos., M.M., melaksanakan Reses Pertama Masa Sidang Pertama Tahun 2026 di Kelurahan Pasar Melintang, Senin (16/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menyerap sekaligus menyalurkan aspirasi masyarakat secara langsung.

‎Reses yang mengusung tema “Menyerap dan Menyalurkan Aspirasi Masyarakat Kota Bengkulu” ini dihadiri warga setempat yang antusias menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka. Forum berlangsung secara dialogis sehingga masyarakat dapat berbicara terbuka mengenai kebutuhan dan harapan terhadap pembangunan daerah.

‎Dalam pertemuan tersebut, Rahmad Mulyadi mendengarkan beragam masukan, mulai dari persoalan infrastruktur lingkungan seperti perbaikan jalan dan drainase, peningkatan pelayanan publik, hingga usulan program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sejumlah warga juga menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap pelaku usaha kecil dan kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

‎Seluruh aspirasi yang disampaikan warga dicatat secara sistematis untuk kemudian dibahas dalam rapat-rapat di DPRD Kota Bengkulu. Rahmad menegaskan bahwa setiap usulan akan dipilah berdasarkan skala prioritas dan disesuaikan dengan kewenangan pemerintah daerah.

‎“Reses ini merupakan kewajiban anggota legislatif sekaligus bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat. Setiap masukan akan kami tampung dan perjuangkan sesuai kewenangan agar dapat direalisasikan melalui program pemerintah daerah,” ujarnya.

‎Menurut Rahmad, fungsi reses bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum penting untuk memastikan bahwa kebijakan dan penganggaran daerah benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat. Melalui dialog langsung, wakil rakyat dapat mengetahui kondisi riil di lapangan sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih tepat sasaran.

‎Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam mengawal proses pembangunan. Partisipasi aktif warga dinilai menjadi kunci agar setiap program berjalan efektif dan berkelanjutan.

‎Rahmad mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi maupun kritik yang konstruktif. Ia menilai keterbukaan komunikasi akan memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan konstituen serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan.

‎“Kami membutuhkan dukungan dan pengawasan dari masyarakat. Dengan sinergi yang baik, pembangunan di Kota Bengkulu dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga,” pungkasnya.(**)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan