DALL-E 2 memiliki kemampuan untuk menghasilkan gambar-gambar yang sangat kreatif dan tidak terduga berdasarkan deskripsi teks yang diberikan.
Model ini dapat menghasilkan gambar-gambar dengan berbagai gaya, warna, tekstur, dan detail yang berbeda-beda.
Dengan menggunakan DALL-E 2, pengguna dapat menghasilkan gambar-gambar yang spesifik dan sesuai dengan preferensi atau kebutuhan mereka.
Pengembangan DALL-E 2 merupakan langkah maju dalam bidang generasi gambar dan aplikasi kecerdasan buatan.
Model ini memiliki potensi yang besar dalam berbagai bidang, seperti desain grafis, seni visual, pembuatan konten kreatif, dan banyak lagi.
Dengan adanya DALL-E 2, di harapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan karya-karya visual yang unik dan inovatif.
DALL E juga mengancam bidang pekerjaan manusia yang selama ini berkutat di bidang visualisasi dan konten kreatif.
3. ChatGPT
Model Artificial Intelligence satu ini, bisa di bilang gokil abis.
ChatGPT adalah model bahasa alami yang di kembangkan oleh OpenAI. Ini adalah bagian dari keluarga model yang berbasis pada arsitektur GPT-3.5.
Model ini di latih dengan menggunakan jutaan teks yang di kumpulkan dari berbagai sumber online.
Tujuan utama dari ChatGPT adalah, untuk menghasilkan respon yang relevan dan terkadang kreatif terhadap pertanyaan dan pernyataan pengguna.
Pada dasarnya, ChatGPT bekerja dengan mempelajari pola-pola dalam data latihan yang di berikan.
Hal ini memungkinkan model untuk menangkap informasi dan mengenali hubungan antara kata dan kalimat.
Dalam proses pelatihan, model di paparkan dengan bagian pertanyaan atau pernyataan dan di berikan tugas untuk memprediksi kata-kata selanjutnya berdasarkan konteks yang ada.
Namun, penting untuk di ingat bahwa ChatGPT adalah mesin pembelajaran mesin dan tidak memiliki pemahaman atau pengetahuan sebenarnya.
Model ini hanya menghasilkan respon berdasarkan pola yang ada dalam data latihan, dan tidak memiliki kemampuan untuk memahami konteks secara mendalam atau memiliki pengetahuan tentang dunia di luar data pelatihan.
Bidang pekerjaan yang terancam dari ChatGPT ini salah satunya adalah penulis, hingga jurnalis.
4. Grammarly
Grammarly adalah sebuah aplikasi berbasis Artificial Intelligence, yang di rancang untuk membantu pengguna dalam memperbaiki tata bahasa dan kesalahan penulisan dalam teks mereka.
Aplikasi ini dapat di gunakan di berbagai platform, termasuk komputer, ponsel, dan peramban web.
Salah satu fitur utama Grammarly adalah pemeriksaan tata bahasa dan kesalahan penulisan.
Aplikasi ini mampu mendeteksi dan memperbaiki kesalahan umum dalam tata bahasa seperti kesalahan subjek-predikat, kesalahan penggunaan kata, kesalahan tata bahasa, dan masih banyak lagi.
Grammarly juga dapat membantu menghilangkan kesalahan penulisan seperti ejaan yang salah, penggunaan kata yang tidak tepat, atau kalimat yang kurang jelas.
Selain itu, Grammarly juga dapat memberikan saran dan perbaikan kontekstual terkait gaya penulisan.
Misalnya, jika pengguna mengulang kata atau frasa secara berulang-ulang, Grammarly akan memberikan rekomendasi untuk memperbaiki gaya penulisan agar lebih bervariasi dan menarik bagi pembaca.

Tinggalkan Balasan