TAK DISANGKA! 7 Kota Kecil Ini Penghasil Konglomerat Indonesia, Adakah Kotamu?

Lulus kuliah, ia sempat jualan minyak dan kelapa sawit kecil-kecilan.

Lalu, pada 1991 ia dirikan pabrik minyak kelapa sawit, Wilmar yang kemudian berkembang hingga tersebar di 54 negara seluruh dunia.

Martua tercatat sebagai orang terkaya di Indonesia ke 10. Sebagian besar hartanya dari bisnis kelapa sawit.

6. Medan Belawan

Masih berada di Provinsi Sumatera Utara, Sukanto Tanoto memulai bisnisnya  dari bawah. Pada 1967 ia memulainya dengan kayu lapis.

Lalu, bergerak ke sektor tambang, kelapa sawit, pulp, kertas, pembangkit listrik yang di kenal anak usaha Royal Golden Eagle.

Yakni, perusahaan besar yang beroperasi di Indonesia, Brazil dan China dengan nilai perusahaan mencapai USD20 miliar dengan tolal 60 ribu karyawan

Ia merupakan orang terkaya ke 11 di Indonesia, dengan kekayaan mencapai USD3 miliar atau Rp46,4 triliun.

7. Manado

Kota di Sulawesi Utara ini, merupakan tempat lahirnya Peter Sondagh. Pria yang juga di kenal sebagai pendiri televisi pertama di Indonesia RCTI.

Ia tercatat sebagai orang terkaya nomor 13 di Indonesia, dengan kekayaan mencapai USD1,9 miliar atau setara dengan Rp29,4 trilun.

Ia memulai bisnis ekspor kayu dan minyak kelapa dari ayahnya yang meninggal dunia, saat dirinya berusia 20 tahun.

Lalu, pada 1984 mendirikan PT Rajawali Wirabakti Utama yang kemudian berkembang menjadi Rajawali Corp hingga memiliki 40 cabang usaha.

Salah satu unir bisnisnya adalah RCTI, yang saat ini di pegang Harry Tanoe,

Itulah 7 kota kecil di Indonesia, yang ternyata mampu melahirkan konglomerat sukses di tanah air. So, buat kalian yang berasal dari kota kecil jangan minder.

Besar atau kecilnya kota bukan jaminan sukses tidaknya seseorang. 7 konglomerat di atas, sudah membuktikan. Kota kecil bisa menjadikan mereka sebagai orang paling kaya di Indonesia saat ini.

 

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan