Paslon DISUKA Siap Cetak 1000 Pengusaha Baru dan Kembangkan UMKM Bengkulu ke Pasar Internasional

Calon Wakil Walikota Bengkulu, Sukatno saat mengunjungi UMKM Batik Bengkulu. Salah satu program unggulan mereka adalah mencetak 1000 pengusaha baru.
Calon Wakil Walikota Bengkulu, Sukatno saat mengunjungi UMKM Batik Bengkulu. Salah satu program unggulan mereka adalah mencetak 1000 pengusaha baru.

Bengkulu, – Dalam pemilihan walikota Bengkulu yang semakin dekat, pasangan calon Dani Hamdani – Sukatno (DISUKA) telah berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi lokal. Salah satu program unggulan mereka adalah mencetak 1000 pengusaha baru serta meningkatkan keterampilan dan pemasaran produk UMKM dari Bengkulu hingga ke pasar internasional.

Program ini bertujuan untuk tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi tetapi juga menempatkan produk lokal seperti batik Bengkulu dalam peta global.

Di ketahui, Pasangan calon walikota dan wakil walikota Bengkulu, Dani Hamdani merupakan seorang tokoh masyarakat dan pendidik. Sementara, pasangannya Sukatno adalah tokoh pers dan pengusaha sukses. Salah satu visi mereka untuk revolusi ekonomi Bengkulu.

Menurut Sukatno, salah satu fokus utama adalah menciptakan lingkungan yang mendukung para pengusaha baru.

“Jika nanti kami di berikan amanah, kami berkomitmen untuk melahirkan 1000 pengusaha baru sebagai langkah awal dalam memajukan ekonomi lokal,” ungkapnya.

Sukatno menambahkan bahwa program ini tidak hanya tentang menciptakan pengusaha tetapi juga tentang mengembangkan keterampilan mereka dan memasarkan produk UMKM Bengkulu ke pasar yang lebih luas.

Program Pencetakan 1000 Pengusaha Baru

Program pencetakan 1000 pengusaha baru merupakan salah satu pilar utama dalam rencana Paslon Dani Hamdani – Sukatno.

Mereka telah meyiapkan strategi-strategi jitu untuk program ini, seperti serangkaian pelatihan, seminar, dan dukungan modal bagi calon pengusaha.

Pelatihan ini akan meliputi berbagai aspek kewirausahaan, seperti manajemen bisnis, pemasaran, dan inovasi produk.

Sukatno menjelaskan bahwa nantinya pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis yang di perlukan untuk memulai dan menjalankan bisnis dengan sukses.

Pengembangan Skill dan Pelatihan

Program pengembangan skill akan mencakup pelatihan yang di rancang untuk meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial pengusaha baru.

Selain pelatihan dalam bidang teknis, seperti pembuatan produk dan teknologi informasi, peserta juga akan mendapatkan pembekalan dalam hal soft skills seperti komunikasi efektif dan kepemimpinan.

Dengan pendekatan ini, di harapkan dapat menciptakan pengusaha yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis tetapi juga kemampuan manajerial yang kuat.

Pemasaran Produk UMKM ke Pasar Internasional

Salah satu aspek penting dari program DISUKA adalah memasarkan produk UMKM Bengkulu hingga ke pasar internasional. Ini termasuk membantu pengusaha lokal mempromosikan produk mereka di berbagai platform global dan menjalin kemitraan dengan distributor internasional.

Sukatno, dengan pengalaman dan jaringan luasnya di industri media, akan memanfaatkan keterampilannya untuk mengangkat profil produk Bengkulu di pasar internasional.

“Kami ingin produk UMKM Bengkulu di kenal di seluruh dunia, terutama produk unggulan seperti batik lokal,” kata Sukatno.

Pemberdayaan dan Dukungan Terhadap UMKM

Dani Hamdani – Sukatno berencana untuk memberikan dukungan yang signifikan terhadap UMKM di Bengkulu.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan